Sunday , May 27 2018
Home / Sejarah Islami / Makna Kata Masjidil Haram dan Keutamaannya

Makna Kata Masjidil Haram dan Keutamaannya

Makna Kata Masjidil Haram dan Keutamaannya
Almasjid ALharam

EzkiaTour.Com | Kaum Muslimin dan Muslimat, yang akan menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci, pasti mengetahui Masjidil Haram dan Keutamaannya. Apakah ada makna yang terkandung dari kata Masjidil Haram? serta apa saja kah keutamaannya? Jika ada, apa sajakah itu? Berikut penjelasannya.

Diantara makna yang terkandung dalam kata Masjidil Haram ialah sebagai berikut:

 

  1. Berarti Ka’bah.
    Ini tertera pada QS Al-Baqarah: 144 “Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke Kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram…” (QS Al-Baqarah: 144)
  2. Berarti Masjidil Haram secara keseluruhan.
    Maka ini dapat dijumpai di dalam hadis Nabi Saw yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a : dari Abu Hurairah. Rasulullah Saw. Bersabda, “Shalat di masjidku ini 1000 kali lebih utama dari pada shalat di masjid selainnya, keucali di Masjidil Haram.” (HR. Bukhari). Hadis ini menerangkan tentang keutamaan masjid yang disebut dalam hadis dibanding dengan masjid-masjid lainnya di dunia.
  3. Berarti kota Makkah.
    Ini tertera dalam QS Al-Isra’: 1 “Mahasuci (Allah Swt), yang telah memperjalankan hamba-NYA (Muhammad) pada malam hari dari Masjid Al Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”

Masjidil Haram banyak memiliki keuatamaan di antara keutamaannya adalah sebagi berikut:

  1. Merupakan salah satu masjid yang dianjurkan oleh Nabi muhamad untuk dikunjungi.
    Sesuai sabdanya: Dari Abu Hurairah R.A Rasulullah Saw. Bersabda, “Tidak dianjurkan melakukan perjalanan kecuali pergi ketiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjid Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsha.” (HR Bukhari dan Muslim)
  2. Masjid yang sangat mulia ini berada di tanah haram atau tanah suci.
  3. Adanya larangan menghadap atau membelakangi masjid mulia ini saat buang air di tempat terbuka.
    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Melarang kami menghadap kiblat saat buang air kecil atau besar. (HR Muslim)
  4. Orang-orang kafir dan musrik tidak diperbolehkan memasuki Masjidil Haram.
  5. Menjadi tempat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memulai perjalanan Isra’ Mi’raj.
  6. Shalat di dalamnya mendapat pahala yang lebih besar dari pada shalat di masjid lainnya.
    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Shalat di masjidku ini adalah 1000 kali lebih utama dari apda shalat di masjid lainnya, kecuali AlMasjid Alharam karena shalat di Masjidil Haram adalah lebih utama 100 ribu kali dari pada shalat di masjid lain.” (Hr Ibnu Majah)
  7. Di Masjidil Haram terdapat air zamam.
    Air termulia di dunia, menyenangkan, dan memuaskan jiwa bagi yang meminumnya. Dari Abu Hurairah R.A berkata bahawa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Meminum air zamzam dengan berdiri. (HR Muslim). Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, bersabda, “air zamzam tergantung untuk apa ia diminumkan.” (HR Ibnu Maajah).

Wallahu’alam.

About ezkiatour

Leave a Reply

%d bloggers like this: